Oleh: abditiasa | 23 Maret 2009

TANGISAN BUMI

Teriakan bisu pohon pohon yang tumbang

Jeritan pilu burung burung di ujung senapan

Berhenti.. berhentilah manusia

Suara gergajimu memekakan telingaku

Hati serakahmu menyedakkan tenggorokanku

Kapankah akan berhenti?

Menghancurkan diri sendiri

yang kini tinggal tanah kering tandus

Sepi tanpa nyanyian burung berkicau

Tanpa gemercik air mengalir

Andai manusia mengetahui tangisanku

Apakah kita yang d maksud alam?…?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: